Minggu, 01 Agustus 2010

Samsung Galaxy S2 i9200 Ponsel Android Tercepat

Wah Gila-gilaan perkembangan teknologi smartphone saat ini, belum saja Samsung Galaxy S masuk Indonesia, sudah ada rencana Samsung Galaxy S2 i9200 yang lebih canggih lagi dan tidak main-main langsung saja ngebut dengan spesifikasi super yang mengandalkan prosesor 2 Ghz yang pada awktunya nanti mungkin menjadi hp android tercepat.

Masih mengandalkan layar Super Amoled dengan ukuran yang lebih besar yaitu 4.3 inci dengan resolusi 1280×720px dengan memori 1GB RAM dan 4GB ROM, serta penyimpanan flash 32GB.

Tak ketinggalan fitur sangar lain yaitu kamera 8MP serta kemampuan merekam video 1080p full HD, serta Android 3.0 Gingerbread nantinya. Selain itu ada Bluetooth 3.0, WiFi b/g/n, GPS, gryoscope, accelerometer, proximity dan ambient light sensor.

Jadi Anda yang sudah merasa Samsung Galaxy S yang sekarang sudah canggih, bagaimana pendapat Anda tentang Samsung Galaxy S2 ini? Kalau ingin beli sabar ya karena rencana ponsel super ini bakal dipasarkan awal tahun 2011.

Processor Intel Core i9

Untuk mempertahankan eksistensi di dunia prosesor, kini prosesor terbaru 2010 telah hadir. Jika sebelumnya Anda sudah mulai tergiur dengan teknologi Intel yang terbaru yaitu Core i7, kini rasanya Anda harus kembali tergiur oleh kehadiran processor baru keluaran Intel yaitu Core i9.

Memang masih belum rampung di pasaran melainkan saat ini masih menjalani tes uji benchmark awal untuk bisa membuktikan seberapa canggihnya produk baru ini. Dijanjikan dengan processor baru ini dari segi performa akan jauh lebih baik dan dapat mengoptimalkan apa yang belum optimal di Core i7.

Kalau dibandingkan dengan generasi sebelumnya, processor Core i7 sendiri sudah mengalami kenaikan kecepatan mencapai 50 persen. Tentu saja 6 buah 2.8GHz core yang tidak begitu pesat berguna ketika diterapkan pada tugas-tugas yang memang dilakukan masih belum optimal, tetapi dengan sebagian besar pengembangan perangkat lunak modern yang bertujuan untuk lebih maju dan bekerja lebih cepat lagi.

Sebagai awalan, Core i9 sendiri mendapatkan peningkatan dibanding Core i7 yang mana lebih memakan konsumsi daya lebih tinggi yaitu 130w sedangkan untuk Core i7 hanya menggunakan daya 95W.

Rumornya processor ini baru akan muncul pada awal tahun 2010 yaitu sekitar bulan Januari tahun depan. Hmmmm, sudah tak sabar ya menunggu, tapi di tahun baru tentu sesuatu yang baru akan terasa sangat istimewa, bukan?

Intel Siap Luncurkan Processor Core i7 660UM Terbaru


Intel akan terus memperbaharui penawaran prosesornya dengan sejumlah model-model terbaru yang akan mengadopsi arsitektur mikro terbarunya, yang mngkombinasikan dengan teknologi manufaktur generasi mendatang. Menurut rincian yang terbaru di bidang industri, produsen chip yang berbasis di California ini juga akan terus memperbaharui jajaran model CPU tegangan rendahnya, dengan rencana untuk menambahkan model Core i7 terbaru. Kabarnya prosesor ini dijuluki sebagai 660UM yang akan dapat mencapai kecepatan 2.4GHz, melalui overclock.

Prosesor baru Intel ini didasarkan pada generasi terbaru dari CPU dual-core Arrandale. Kabarnya model ini, sesuai dengan rincian diungkapkan oleh Fudzilla, dalam sebuah artikelnya baru-baru ini, yang memiliki kecepatan utamanya hanya 1.33GHz, sedangkan penyediaan pengguna akhir dengan empat thread. Keuntungan dari proses manufaktur yang maju dan kecepatan utama yang rendah diterjemahkan ke dalam TPD hanya 18W. Namun demikian, bagi mereka yang mencari untuk meningkatkan kinerja PC portabel mereka, prosesor yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mencapai kecepatan 2.4GHz, dengan bantuan beberapa overclock.

Arrandale akan memberikan baik grafis maupun prosesor inti mati yang sama, yang berarti bahwa pengguna akhir akan mengambil keuntungan dari solusi energi yang lebih efisien. Core i7 660UM didasarkan pada Arrandale dan akan hadir dengan built-in Intel grafis, yang akan absen pada 166MHz dan mendukung meningkatkan kecepatan dari 500MHz. Dengan bantuan dari memori DDR3, inti grafis bisa naik hingga 800MHz.

Kabarnya prosesor Arrandale ini yang rencananya akan dirilis pada kuartal ketiga tahun 2010 ini, hadir dalam paket BGA dan menampilkan cache 4MB. Dirancang untuk menjadi salah satu perusahaan prosesor lebih cepat, yang pada akhirnya akan memiliki model 660UM untuk menggantikan model 640UM, di puncak teratas dari segmen kinerja Intel Ultra Thin ini. Dengan prosesor baru, seperti Core I5 520UM, 540UM, Core i7 620UM dan 640UM, tampaknya perlu dilihat perkembangan laptop di pasaran.

Alat Penyadap Ponsel

Seorang peneliti keamanan komputer telah membangun perangkat menyadap seluruh pembicaraan melalui telepon seluler. Alat ciptaan Chris Paget ini sengaja dibuat untuk menggambarkan kelemahan dalam jaringan GSM, teknologi yang paling banyak digunakan di dunia komunikasi selular.Ia menunjukkan, bagaimana cara mencegat beberapa lusin panggilan yang dibuat oleh sesama peretas atau hacker. Namun ia menjelaskan bahwa para penjahat bisa melakukan hal yang sama untuk tujuan berbahaya, dan konsumen memiliki beberapa pilihan untuk melindungi diri mereka sendiri.Paget berharap penelitiannya membantu mendorong penerapan standar komunikasi baru yang lebih aman. ''GSM dapat dibobol dengan mudah,'' katanya.


Ia pun mengembangkan alat yang dapat dibeli dengan harga 1.500 dolar AS. Bahkan telepon selular generasi 3g dan 4g pun menurut dia tak aman dari pembobolan penyadapan dan serangan. Alat yang diciptakannya Paget 'menipu' ponsel yang ada didekatnya untuk membaca bahwa telepon tetangga itu menara telepon seluler yang sah dan panggilan mereka akan dilakukan melalui telepon tersebut.

Ahli keamanan, Nicholas De Petrillo, mengatakan pada masa pembuatannya terdapat berbagai aturan yang berbeda yang berpengaruh pada sistem seluler. Saat ini ada lebih dari 3 miliar pengguna GSM dan teknologi itu digunakan oleh hampir tiga perempat dari pasar telepon seluler dunia.


Sabtu, 18 Juli 2009

Sejarah Sony Ericsson

Di bagian pertama ini khusus saya ceritakan mengenai Ericsson, cikal bakal Sony Ericsson.

Telefonaktiebolaget L. M. Ericsson
Type Public
(OMX: ERIC B)
(NASDAQ: ERIC)
Founded Stockholm, Sweden (1876)
Founder Lars Magnus Ericsson
Headquarters Flag of Sweden Kista, Sweden
Key people Michael Treschow
(Chairman)
Carl-Henric Svanberg
(CEO) & (President)
Marcus Wallenberg
(Deputy Chairman)
Industry Telecommunications
Market cap US$ 26.00b (2008)
Revenue 187.780b SEK (2007)
Operating income 30.646b SEK (2007)
Net income 21.836b SEK (2007)
Total assets 245.117b SEK (2007)
Total equity 134.112b SEK (2007)
Employees 75,800 (2008)
Website Ericsson.com

Ericsson (Telefonaktiebolaget LM Ericsson) (OMX: Eric B, NASDAQ: Eric), salah satu perusahaan terbesar Swedia, adalah penyedia telekomunikasi terkemuka dan sistem komunikasi data, dan layanan terkait yang meliputi berbagai teknologi, termasuk khususnya jaringan selular . Dan langsung melalui anak perusahaan, yang juga memiliki peran besar dalam perangkat mobile dan TV kabel dan sistem IPTV.
Didirikan pada 1876 sebagai toko peralatan perbaikan telegram oleh Lars Magnus Ericsson, ia dimasukkan pada Agustus 18, 1918. Berkantor pusat di Kista, Kota Stockholm , sejak tahun 2003, AY Ericsson dianggap bagian dari apa yang disebut "Wireless Valley". Sejak pertengahan 1990-an, Ericsson yang sangat luas di Stockholm membantu mentransformasi modal menjadi salah satu sentra-sentra penelitian teknologi informasi (TI) Eropa. Ericsson memiliki kantor dan beroperasi di lebih dari 150 negara, dengan lebih dari 20.000 staf di Swedia, dan juga di presences signifikan, misalnya, Cina, Inggris, Amerika Serikat, Finlandia, Irlandia, dan Brasil.

Pada awal abad 20, Ericsson mendominasi pasar dunia untuk pertukaran telepon manual (manual telephone exchanges) tetapi terlambat untuk memperkenalkan peralatan telepon otomatis. Terbesar di dunia sepanjang sejarah sebagai pertukaran telepon manual, melayani 60.000 baris, dipasang oleh Ericsson di Moskow pada 1916. Sepanjang tahun 1990-an, Ericsson yang diadakan 35-40% pangsa pasar telepon selular terpasang sistem. Seperti kebanyakan dari industri telekomunikasi, AY Ericsson menderita kerugian berat setelah telekomunikasi crash pada awal 2000, dan harus merumahkan puluhan ribu staf di seluruh dunia sebagai upaya untuk mengelola situasi keuangan, berhasil meraih keuntungan kembali pertengahan tahun 2000.

Pada tahun 2001 divisi handset yang dibentuk dari joint venture dengan Sony disebut Sony Ericsson. AY Ericsson sekarang besar penyedia handset core dan infrastruktur pemasok utama bagi semua teknologi nirkabel. Ia telah memainkan peran penting dalam global Modernisasi tembaga yang ada baris untuk menawarkan layanan broadband dan telah tumbuh secara aktif baru bidang usaha di wilayah layanan profesional.

SEJARAH

Pendirian
Lars Magnus Ericsson memulai dengan asosiasi telepon di pemuda sebagai instrumen pembuat. Ia bekerja untuk sebuah perusahaan yang membuat peralatan telegram untuk perusahaan Telegrafverket Swedia. Pada 1876, berusia 30 tahun, ia memulai membangun sebuah toko perbaikan telegram dengan bantuan dari temannya, Carl Johan Andersson. Toko di pusat Stockholm (No. 15 on Drottninggatan, the principal shopping street) dan memperbaiki telepon asing. Pada 1878 Ericsson mulai membuat dan menjual sendiri peralatan telepon. Teleponnya secara teknis tidak inovatif, karena sebagian besar sudah pernah dibuat oleh pabrik lain di Amerika Serikat. Pada 1878, dia telah membuat kesepakatan bersama untuk menyediakan telepon dan pasokan switchboards untuk perusahaan telekomunikasi pertama Swedia, Stockholms Allmänna Telefonaktiebolag.

Juga pada 1878, importir telepon lokal Numa Peterson menyewa Ericsson untuk menyesuaikan beberapa telepon dari Bell Company.Dari sinilah dia terinspirasi untuk membeli sejumlah telepon Siemens dan menganalisis teknologi lebih lanjut. (Ericsson pernah menerima beasiswa di Siemens beberapa tahun sebelumnya.) Menjadi perusahaan yang bekerja untuk perbaikan Telegrafverket dan Kereta api Swedia (swedia Railway), dia akrab dengan Bell dan Siemens Halske telepon. Dia meningkatkan desain untuk menghasilkan instrumen yang lebih berkualitas. Pada akhir tahun ia mulai dari manufaktur telepon sendiri, banyak gambar dari telepon Siemens, dan produk pertama yang telah selesai pada 1879.

Dengan reputasi yang diraih, Ericsson menjadi pemasok utama peralatan telepon ke Skandinavia. Karena pabrik tidak dapat mengikuti dengan permintaan, bekerja seperti kayu dan logam-plating telah dikontrak keluar. Banyak dari bahan baku yang diimpor, sehingga dalam dekade berikut Ericsson dibeli ke sejumlah perusahaan untuk menjamin pasokan penting seperti kuningan, kawat, ebonit dan besi baja.

Kode Rahasia Di Sony Ericsson

Caranya cukup ketik kode yang diinginkan dalam posisi standby /layar utama. Berikut adalah daftar kode tersebut dan penjelasannya

*#06# : melihat International Mobile Equipment Identify (atau yang biasa disingkat IMEI). Konfigurasi nomor IMEI Sony Ericsson seperti ini
XXXXXX XX XXXXXX X
TAC FAC SNR SP

TAC = Type approval code of your sony ericsson Mobile
FAC = Final assembly code of your cellphone
SNR = Serial number of your sony ericsson Phone
SP = Spare

> * < < * < * : Service Menu. Didalamnya terdapat

* Service Info : mengetahui info model, info software, sim lock dan konfigurasi ponsel
* Service Setting : mengetahui setting rahasia yang tidak terdapat di menu Settings
* Service Tests : menguji Main Display, LED/Illumination, keyboard/keypad, speaker, earphone, microphone, vibrator, kamera dan lain-lain
* Text Labels : untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel

0# : jalan pintas ke menu calls
nomor + # : jalan pintas ke nomor SIM

Rahasia Dalam Rahasia
caranya

1. ke Service Menu
2. lanjutkan ke Service Info
3. pilih model info lalu ketikkan 2468
4. Lihat hasilnya

Sejarah Penamaan Ponsel Sony Ericsson

Setelah Mobile World Congress 2008, Sony Ericsson mengumumkan standar penamaan ponsel - ponsel terbaru mereka. Dalam standar terbaru ini, setiap ponsel terbaru Sony Ericsson menggunakan 4 karakter. Karakter pertama melambangkan inisial seri, dilanjutkan dengan segmen/class mana ponsel tersebut ditujukan. Karakter ke 3, versi atau urutan angka "kelahiran" ponsel tersebut, dan yang terakhir form factor atau bentuk.
Selain itu, simbol i untuk pasar internasional yang biasanya ada di akhir penamaan akan dihilangkan. Sedangkan simbol a dan c yang mewakili pasar khusus amerika dan china masih tetap dipertahankan. Seri K yang "fenomenal" akan dihilangkan dari "katalog" penamaan terbaru, so anda nantinya tidak akan meliat lagi seri K di ponsel Sony Ericsson mendatang.

Sejarah Penamaan Sebelumnya

Sebelumnya, Sony Ericsson telah memakai 3 metode penamaan untuk ponsel - ponsel mereka. Inilah dia :

* Format yang paling umum dipakai menggunakan 5 karakter. Contoh disini K750i. Format ini dimulai dengan huruf besar yang menjelaskan seri (K750i). Lalu diikuti 3 buah nomor (K750i). Nomor pertama menginformasikan sub-seri (K750i). Nomor kedua menunjukan update dari seri sebelumnya (K700i ke K750i) dan nomor ketiga selalu angka 0 atau 8 (K750). angka 8 digunakan untuk menunjukan variasi ponsel dengan pasar yang berlainan/berbeda tanpa sebuah "fitur", contohnya W888 adalah W880i tanpa 3G. Atau digunakan ponsel yang berbeda dengan spesifikasi yang mirip tetapi mempunyai desain yang berbeda, ambil contoh K610i dan K618i. Terakhir, huruf kecil dibelakang nama ponsel adalah menjelaskan di wilayah mana ponsel dipasarkan; a untuk Amerika, c untuk pasar China dan i untuk i versi Internasional (global). Juga terdapat sufiks im yang mana adalah brand i-mode phone (penjelasan lebih lanjut tentang i-mode klik DISINI). Apabila tidak terdapat huruf kecil pada akhir nama ponsel, berarti ponsel tersebut tanpa branding negara tertentu.
* Format kedua (yang hanya digunakan sekali) menggunakan total tiga karakter, misalnya. P1i.Diawali dengan huruf besar untuk menunjukkan seri ponsel (P1i). Nomor yang digunakan untuk menunjukkan jumlah perkembangan dari rilis sebelumnya (P1i) dan huruf kecil terakhir (P1i), seperti yang dijelaskan sebelumnya, menjelaskan pasar untuk produk yang dimaksudkan.
* Dalam format penamaan paling awal memakai 4 karakter, sebagai contoh T68i. Pola ini diambil dari penamaan ponsel Ericsson (mungkin sebagai penghormatan dan penutup ponsel Ericsson) serta hanya digunakan sekali. Seperti biasa, karakter pertama dimulai dengan huruf kapital sebagai seri ponsel tersebut (T68i). Karakter kedua menandakan sub-seri ponsel tersebut (T68i) dan karakter ketiga menunjukkan jumlah perkembangan dari rilis sebelumnya (T68i). Sedangkan karakter terakhir merupakan update dari model sebelumnya (dari T68 ke T68i)

Rabu, 24 Juni 2009

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah Jaringan Komputer dimulai pada tahun 1969. ketika Departemen Pertahanan Amerika yang bernama DARPA memutuskan mengadakan riset bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer, diamana nantinya computer ini akan memebentuk sebuah jaringan organic. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET
Pada tahun 1970 sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan 1 sama lain, sehingga mereka bias saling berhubungan dan membentuk sebuah jaringan .
Tahun 1972 Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan untuk jaringan ARPANET dan pada tahun yang sama icon @ juga diperkenalkan sebagai lambing penting yang menunjukan pada.
Tahun 1973 jaringan computer ARPANET mulai dikembangkan keluar Amerika. Computer Univercity College di London merupakan computer pertama yang berada di luar Amerika yang bergabung dengan jaringan ARPANET.
Pada tahun 1973, dua ahli computer yakni Vinton Cerft dan Bob Kahn mempresentasikan gagasan yang lebih besar dari ARPANET yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (INTERNET) karena computer yang membentuk jaringan semakin tahun semakin bertambah, maka dibutuhkan sebuah protocol resmi yang diakui semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuklah sebuah TCP IP dan IP yang kita kenal.

Manfaat Buah Bagi Perawatan Wajah

Saat ini banyak perawatan wajah yang menelan biaya yang besar,
padahal alam telah menyediakan bahan - bahan alami untuk merawat wajah.
Berikut buah - buahan yang bermanfaat untuk merawat wajah :
1. Advokad
Baik untuk merawat kekenyalan wajah. lumatkan advokad hingga halus,
lalu oleskan kewajah dan biarkan sampai mengering . kemudian bersihkan wajah dengan air hangat.

2. Mentimun
Selain untuk menghilangkan noda di wajah, mentimun dapat pula digunakan untuk mendinginkan wajah.
Untuk membersihkan noda di wajah, parut mentimun lalu gosok - gosokan dengan lembut pada wajah.
Atau biarkan menempel selama beberapa menit di wajah hingga terasa dingin.

3. Bengkuang
ini juga baik untuk mengencangkan kulit wajah.
kupas dan parut bengkuang, kemudian endapkan beberapa saat hingga air dan ampasnya terpisah.
Lulurkan ampasnya di wajah lalu diamkan beberapa saat, kemudian bersihkan dengan air hangat.

4. Wortel
Buah wortel kaya akan betakaroten .
Cara pemakaiannya pun sama dengan bengkuang. lakukan perawatan dengan wortel seminggu sekali
agar mendapatkan hasil yang masimal.

selamat mencoba :-)

Manfaat Di Balik Batuk

Batuk adalah bagian dari mekanisme pertahanan tubuh.
Namun pada umumnnya batuk sering dipandang sebagai suatu hal yang mengganggu.
Pada umumnya ada dua macam batuk, pertama yaitu batuk efektif yang berguna membantu mengeluarkan benda asing
yang masuk dalam saluran pernafasan.
kedua, batuk yang tidak efektif yang harsu segera dihentikan karena dapat mempererat penyakit dan menimbulkan komplokasi.

Batuk efektif membantu membersihkan jalan nafas dan mengeluarkan benda - benda asing,
baik yang berbentuk cairan maupun padat dari saluran nafas yang mengganggu proses pernafasab kita.
Pada penderita asma, dahak kental dapat menyumbat saluran pernafasan sehingga penderita mengalami kesulitan bernafas.
Dengan batuk, dahak dapat dikeluarkan dari saluran pernafasan. Demikian juga dengan penderita Bronchitis kronik atau tuberkolosis paru.

BAtuk juga berperan sebagai alarm atau signal yang menandakan adanya suatu yang salah dalam tubuh kita.
Apabila sudah berkepanjangan, maka batuk juga dapat menunjukan satu hal, mungkin ada penyakit serius yang akan menyerang tubuh kita.
Sebaiknya batuk yang tak kunjung sembuh ini segera dicarikan pertolongan dokter. Karena bila dibiarkan dapat mengakibatkan penyakitk bertambah parah atau menimbulkan komplikasi.

Jadi di satu sisi, batuk bermanfaat bagi kesehatan karena dapat mengeluarkan zat - zat asing yang masuk dalam saluran nafas kita.
Namun disisi lain batuk juga dapat berbahaya bila tidak segera diatasi.

Selasa, 23 Juni 2009

Sejarah Windows

Sejarah Microsoft Windows

Windows 1.0

Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.

Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.

Windows 2.x

Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.

Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.

Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.

Windows 2.1x

Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.

Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989.

Kesuksesan dengan Windows 3.0

Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.

Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya

  • win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real

  • win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar

  • win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.

Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.

Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.

Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.

Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.

Windows NT

Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.

Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya. Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan di dalam Windows NT.

Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.

Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.

Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.

Akan tetapi, fitur-fitur tersebutlah yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.

Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.

Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.

Windows 95

Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).

Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.

Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.

Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.

Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.

Windows 98

Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.

Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.

Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.

Windows 2000

Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.

Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.

Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.

Windows Xp

Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.

Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.